“Pantesan aja dia slalu setia standby di status-statusmu, kamunya cantik sih.” Begitulah yang aku ingat tentang perkenalanku dengan pemilik akun facebook yang memasang foto profil wanita berjilbab biru itu. Mulai dari selalu ngasih jempol sampai selalu ngabsen nulis komentar di setiap statusnya. Itulah yang selalu aku lakukan, begitupun dia. Sepertinya ada sebuah chemistry antara kami berdua, hingga kami berdua begitu nyaman saat bersama. Bermula dari perbincangan yang biasa-biasa saja, lalu menjurus sedikit ke memberi perhatian, gombal-gombalan, hingga akhirnya terbitlah rindu pada hati kami berdua jika kami tak bertegur sapa dalam waktu yang lama. Bahkan tidak untuk waktu yang lama, semenit tanpanya pun hatiku selalu mencari.